<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>BonneK5</title>
	<atom:link href="http://mybkend.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mybkend.wordpress.com</link>
	<description>Kumpulan Artikel Pribadi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2012 04:32:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mybkend.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>BonneK5</title>
		<link>http://mybkend.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mybkend.wordpress.com/osd.xml" title="BonneK5" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mybkend.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Lingkaran KEDZOLIMAN</title>
		<link>http://mybkend.wordpress.com/2008/05/09/lingkaran-kedzoliman/</link>
		<comments>http://mybkend.wordpress.com/2008/05/09/lingkaran-kedzoliman/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 02:25:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bonne</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Duratun Nasihin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mybkend.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Ada fenomena menarik di masyarakat, termasuk diri kita barangkali, di mana kata ‘dzolim&#8217; menjadi sering dan gampang diucapkan sebagai ekspresi perlakuan tidak adil atau semena-mena orang lain yang ditujukan pada dirinya. Misal, kalau kita ikuti berita di media (termasuk berita infotainment di TV), ada seorang yang berucap bahwa dirinya telah didzolimi oleh orang lain yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=53&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>A</strong>da fenomena menarik di masyarakat, termasuk diri kita barangkali, di mana kata ‘dzolim&#8217; menjadi sering dan gampang diucapkan sebagai ekspresi perlakuan tidak adil atau semena-mena orang lain yang ditujukan pada dirinya. Misal, kalau kita ikuti berita di media (termasuk berita infotainment di TV), ada seorang yang berucap bahwa dirinya telah didzolimi oleh orang lain yang tidak suka dengan dirinya sehinggga dirinya ‘masuk penjara&#8217;. Atau pasangan selebritis yang bercerai dan berebut anak yang paling berargumen bahwa pihak mantan pasangannya telah mendzolimi dirinya. Kemudian ada juga pernyataan seorang pelacur yang beralasan menjadi pelacur karena merasa telah didzolimi lelaki pasangannya. Dan yang paling ‘mengejutkan&#8217; adalah peristiwa video porno antara seorang tokoh politik dengan seorang ‘artis&#8217; dimana setelah kasusnya terungkap di publik masing-masing berargumen bahwa dirinya telah didzolimi oleh ‘pasangan selingkuhnya&#8217;.</p>
<p>Nach, sebenarnya apa makna dzolim itu? Jangan-jangan mereka (atau kita) berucap demikian tapi tidak tahu maknanya.</p>
<p><span id="more-53"></span></p>
<p>Pengertian dzolim sebenarnya adalah aniaya dan melampaui batas yang telah ditentukan atau meletakkan sesuatu bukan pada tempat semestinya. Jadi kedzoliman dapat diartikan sebagai penyimpangan dari ketentuan, baik besar maupun kecil. Karena itu dalam konteks beragama, dapat dikatakan bahwa orang itu dzolim apabila ia melakukan dosa sekalipun kecil, apalagi dosa besar.</p>
<p>Allah swt berfirman di dalam Al Qur&#8217;an Surat <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=2&amp;nAya=195&amp;t=ind">Al Baqarah :2 :195</a>: <em>&#8220;Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.&#8221;</em> dan <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=96&amp;nAya=6&amp;t=ind">Al-‘Alaq : 96: 6-8</a>: &#8220;<em>Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas. Karena dia melihat dirinya serba cukup. Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali (mu).&#8221;</em></p>
<p>Sebagian ahli filsafat Islam membagi kedzoliman menjadi 3 macam, yaitu:</p>
<p>-       Pertama, kedzoliman manusia terhadap Allah.</p>
<p>-       Kedua, kedzoliman manusia dengan sesamanya.</p>
<p>-       Ketiga, kedzoliman manusia terhadap dirinya sendiri.</p>
<p>Tiga kedzoliman manusia terhadap Allah swt yang terbesar adalah:</p>
<p>-       Kufur (mengingkari Allah)</p>
<p>-       Syirik (menyekutukan Allah)</p>
<p>-       Nifaq (mengaku beriman dengan lidahnya akan tetapi batinnya menolak)</p>
<p>Di dalam Al Qur&#8217;an Allah swt befirman di surrah <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=39&amp;nAya=32&amp;t=ind">Az Zumar 39:32</a>: <em>&#8220;Maka siapakah yang lebih dzolim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya?&#8230;&#8221;</em>, surrah <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=31&amp;nAya=13&amp;t=ind">Al Lukman 31:13</a>: <em>&#8220;&#8230;sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kedzoliman yang besar.&#8221;.</em> Dan surrah <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=4&amp;nAya=48&amp;t=ind">An Nisaa&#8217; 4:48</a> :  <em>&#8220;&#8230;</em><em>Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.&#8221;</em>.</p>
<p>Kedzoliman manusia dengan sesamanya ialah berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain rugi, celaka, teraniaya atau menderita secara lahir atau batin, misal: mencederai; menyiksa; menculik; memperkosa; membunuh; melanggar janji/menipu; mencuri; merampok; mengadu domba; menteror; menghina; memfitnah; menyakiti hati orang lain; merampas hak orang lain; mengajari kesesatan/menjerumuskan dalam kebathilan; membiarkan/membenarkan orang lain berbuat kedzoliman; dan sebagainya.</p>
<p>Kedzoliman terhadap dirinya sendiri ialah berbuat maksiat dan kedurhakaan, yang mengakibatkan kerugian atau celaka bagi dirinya sendiri, seperti: lalai atas perintah Allah swt; menambah atau mengurangi ketentuan Allah swt; berakhlaq nista (sombong, riya&#8217;, ujub, dendam, dengki, iri hati, maksiat, munafik); hidup berlebih-lebihan, dan sebagainya. Allah swt berfirman di dalam Al Qur&#8217;an surrah <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=35&amp;nAya=32&amp;t=ind">Faathir 35:32</a>: <em>&#8220;&#8230;di antara mereka ada yang menganiaya(mendzolimi) diri mereka sendiri&#8230;&#8221;</em></p>
<p><strong>HAKIKAT KEDZOLIMAN</strong></p>
<p>Tiga macam kedzoliman itu, pada hakikatnya bertitik tolak pada satu, yakni kedzoliman terhadap diri sendiri oleh karena dirinya tidak/kurang beriman dan mengikuti hawa nafsu, dan sesungguhnya semua macam kedzoliman, yang pertama kali celaka (menderita kerugian) adalah si ‘Pendzolim&#8217;.</p>
<p>Sebagaimana disebutkan di dalam Al Qur&#8217;an surrah <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=2&amp;nAya=9&amp;t=ind">Al Baqarah 2:9</a>: <em>&#8220;Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.&#8221;</em> , <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=2&amp;nAya=57&amp;t=ind">Al Baqarah 2:57</a>:<em>&#8220;</em><em>&#8230; Dan tidaklah mereka menganiaya Kami, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.&#8221;</em> , <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=2&amp;nAya=231&amp;t=ind">Al Baqarah 2:231</a>: <em>&#8220;&#8230;</em><em>Barang siapa berbuat demikian, maka sungguh ia telah berbuat dzolim terhadap dirinya sendiri&#8230;&#8221;</em></p>
<p><strong>PERINGATAN / SANKSI</strong></p>
<p>Allah swt telah memberikan peringatan keras terhadap para pelaku kedzoliman, sebagaimana Dia berfirman di dalam Al Qur&#8217;an surrah <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=4&amp;nAya=79&amp;t=ind">An Nisaa&#8217; 4:79</a>: <em>&#8220;Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri&#8230;&#8221; </em>, An <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=53&amp;nAya=39&amp;t=ind">Najm 53:39-41</a>: <em>&#8220;Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna, &#8220;</em> , <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=2&amp;nAya=81&amp;t=ind">Al Baqarah 2:81-82</a>: <em>&#8220;&#8230; barang siapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.&#8221;</em></p>
<p><strong>a. Tersesat dan Tak ada Pelindung / Penolong</strong></p>
<p>Allah swt berfirman di dalam Al Qur&#8217;an surrah <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=42&amp;nAya=8&amp;t=ind">As Syuura 42:8</a>: &#8220;<em>&#8230; Dan orang-orang yang lalim(dzolim) tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dan tidak pula seorang penolong.&#8221;</em>, <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=5&amp;nAya=72&amp;t=ind">Al Maidah 5:72</a>: <em>&#8220;&#8230;tidaklah ada bagi orang-orang lalim(dzolim) itu seorang penolong pun.&#8221;</em>, <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=40&amp;nAya=18&amp;t=ind">Al Mu&#8217;min 40:18</a>: <em>&#8220;&#8230; Orang-orang yang lalim(dzolim) tidak mempunyai teman setia seorang pun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafaat yang diterima syafaatnya.&#8221;</em>,  <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=28&amp;nAya=50&amp;t=ind">Al Qashash 28:50</a>: <em>&#8220;&#8230; Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim (dzolim).&#8221;</em>,   <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=4&amp;nAya=116&amp;t=ind">An Nisaa&#8217; 4:116</a>: <em>&#8220;&#8230;Barang siapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.&#8221;</em></p>
<p>Dalam ayat-ayat Al Qur&#8217;an lainnya Allah befirman: <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=45&amp;nAya=23&amp;t=ind">Al Jaatsiyah 45:23</a>: <em>&#8220;Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?&#8221;</em>, <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=2&amp;nAya=15&amp;t=ind">Al Baqarah 2:15</a>: <em>&#8220;Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.&#8221; </em>,  <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=25&amp;nAya=43&amp;t=ind">Al Furqaan 25:43</a>: <em>&#8220;Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?&#8221;</em></p>
<p><strong>b. Tidak Diampuni Dosanya (bagi yang syirik)</strong></p>
<p>Allah swt berfirman di dalam Al Qur&#8217;an: <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=4&amp;nAya=48&amp;t=ind">An Nisaa&#8217; 4:48</a>: <em>&#8220;Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.&#8221;</em>.</p>
<p><strong>c. Siksaan / Neraka</strong></p>
<p>Allah swt berfirman di dalam Al Qur&#8217;an: <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=26&amp;nAya=227&amp;t=ind">As Syu&#8217;araa&#8217; 26:227</a>: <em>&#8220;&#8230;Dan orang-orang yang lalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.&#8221;</em> , <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=5&amp;nAya=72&amp;t=ind">Al Maaidah 5:72</a>: <em>&#8220;Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: &#8220;&#8230;Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka,&#8230;&#8221;</em>, <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=39&amp;nAya=32&amp;t=ind">Az Zumar 39:32</a>: <em>&#8220;&#8230;Bukankah di neraka Jahanam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?&#8221;</em>,   <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=40&amp;nAya=43&amp;t=ind">Al Mu&#8217;min 40:43</a>: <em>&#8220;&#8230;dan sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas(kafir dan musyrik), mereka itulah penghuni neraka.&#8221;</em> , <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=7&amp;nAya=40&amp;t=ind">Al A&#8217;raaf 7:40-41</a>: <em>&#8220;Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit(do&#8217;a dan amalnya tidak diterima) dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang lalim(dzolim).&#8221;</em></p>
<p>Demikian pula dalam ayat-ayat Al Qur&#8217;an lainnya Allah berfirman:</p>
<p><a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=2&amp;nAya=59&amp;t=ind">Al Baqarah 2:59</a>: <em>&#8220;&#8230;Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang lalim(dzolim) itu siksa dari langit, karena mereka berbuat fasik(berbuat menyimpang dari ketentuan Allah).&#8221;</em>, <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=7&amp;nAya=165&amp;t=ind">Al A&#8217;raaf 7:165</a>: <em>&#8220;&#8230; Kami timpakan kepada orang-orang yang lalim(dzolim) siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik(berbuat menyimpang dari ketentuan Allah).&#8221;</em> , <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=6&amp;nAya=45&amp;t=ind">Al &#8211; An&#8217;aam 6:45</a> : <em>&#8220;Maka orang-orang yang lalim(dzolim) itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.&#8221;</em>, <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=11&amp;nAya=113&amp;t=ind">Hud 11:113</a>: <em>&#8220;Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang lalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka,&#8230;&#8221;</em></p>
<p>Peringatan keras dari Allah swt terhadap para pelaku kedzoliman juga terdapat dalam beberapa Hadits Qudsi sebagai berikut: &#8220;<em>Allah swt mewahyukan keapda Nabi Daud as: ‘Katakanlah kepada orang-orang yang melakukan kedzoliman; Janganlah kalian berdzikir kepada KU (kecuali setelah beraubat), karena Aku selalu memperhatikan orang yang berdzikir kepada KU. Tetapi perhatian KU terhadap orang (yang melakukan kedzoliman) berupa laknat kepada mereka.&#8221;</em> (HQR. Hakim dalam kitab tarikhnya, dan Dailami dan Ibu ‘Asakir yang bersumber dari Ibnu Abbas ra);</p>
<p>&#8220;Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, pasti akan Ku-balas si penganiaya (pelaku dzolim) cepat atau lambat, dan pasti akan Ku-balas orang yang melihat seseorang teraniaya (terdzolimi) tetapi ia tidak menolongnya padahal ia mampu melakukannya.&#8221; (HQR at-Thabarani dalam bukunya al Kabir dan Al-Ausath yang bersumber dari Ibnu Abbas ra); dan &#8220;Wahai hamba-Ku! Sesungguhnya telah Ku-haramkan kepada-Ku untuk berbuat dzolim dan mengharamkan pula kepada kalian perbuatan itu. Oleh karena itu janganlah kalian saling menganiaya diri kalian. Wahai hamba-Ku, kalian seluruhnya sesat kecuali orang yang telah Ku-beri hidayah&#8230;&#8221; (HQR Muslim, Ibnu Hibban dan Hakim).</p>
<p>Mengenai kedzoliman, dalam hadits Rosulullah saw bersabda: &#8220;Kedzoliman merupakan kegelap-gulitaan pada hari qiamat.&#8221; Sedangkan menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib: &#8220;Kedzoliman bagi manusia mempunyai tiga tanda, yaitu: mendzolimi kepada yang ada di atasnya dengan kemaksiatan; mendzolimi kepada orang yang ada di bawahnya dengan penguasaan; dan mendukung orang-orang yang dzolim.&#8221; Dan nasehat beliau adalah: &#8220;Tidak ada kemenangan bersama kedzoliman&#8221; dan &#8220;Janganlah engkau menjadi susah karena kedzoliman orang yang mendzolimimu. Sebab, sesungguhnya dia sedang menuju pada kemudaratan sendiri dan memberikan kemanfaatan kepadamu.&#8221;</p>
<p><strong>PENUTUP</strong></p>
<p><!--[if gte vml 1]&amp;gt; &amp;lt;![endif]--><img src="/DOCUME%7E1/shogun/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.jpg" alt="" hspace="12" width="79" height="108" align="left" />Dari uraian pemahaman mengenai ke-dzoliman di atas, marilah kita mulai introspeksi, barangkali selama ini kita telah banyak atau sering berlaku dzolim, termasuk dzolim terhadap diri kita sendiri (yang sekiranya tidak kita sadari selama ini) sehingga tidak lagi mengobral ucapan seolah-olah orang lain telah berbuat dzolim pada diri kita padahal kita sendiri justru yang lebih banyak mendzolimi diri sendiri. Apapun alasannya (dalam contoh kasus di atas), tindakan/perilaku: korupsi, saling bermusuhan, &#8220;merampas hak&#8221; si anak, melacurkan diri, berselingkuh, dan sebagainya adalah perilaku dzolim juga.</p>
<p>Untuk itu, mulai sekarang, mari kita masing-masing untuk memohon ampun/taubat atas perbuatan dzolim yang telah kita lakukan dan tentunya tidak boleh berputus asa, karena Allah swt telah berfirman di surrah <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=39&amp;nAya=53&amp;t=ind">Az Zumar 39:53</a>: <em>&#8220;Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221;</em></p>
<p>Selanjutnya mari kita mohon ke hadirat Allah swt (Sang Maha Kaya dan Sang Maha Mencegah) agar Allah swt senantiasa mencurahkan rahmat-Nya sehingga kita di jauhkan dari perbuatan aniaya atau ke-dzoliman, dan diberi kekuatan untuk menolong orang yang dzolim, serta dikaruniai sifat pemaaf, pengampun serta lapang dada. Sebagaimana Allah swt juga telah berfirman di dalam Al Qur&#8217;an surrah <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=35&amp;nAya=2&amp;t=ind">Faathir 35:2</a>: <em>&#8220;Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorang pun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.&#8221;</em></p>
<p>Semoga Allah swt mengampuni dosa-dosa ktia dan semoga kita diberi-Nya taufik da rahmat untuk selalu dzikir (ingat) kepada Allah swt dalam setiap waktu dan kondisi serta dalam setiap langkah / perbuatan kita. Demikian juga, terhadap orang-orang yang telah mendzolimi kita, marilah dengan kelapangan dada, kita maafkan mereka dan kita do&#8217;a-kan agar mereka diberi-Nya taufik dan hidayah sehingga sadar atas segala perbuatannya sehingga mau bertaubat, sebagaimana Allah swt berfirman di surat <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=42&amp;nAya=40&amp;t=ind">As Syura 42:40</a>: <em>&#8220;..Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang lalim(dzolim).&#8221;</em></p>
<p>Terakhir, marilah kita renungkan dalam-dalam dan mengambil makna hikmah dari kisah pengakuan Nabi Yunus sebagai seorang hamba tentang kelemahan dirinya dan ketidakmampuan dirinya memenuhi Hak Allah swt dengan sempurna, sebagaimana terusrat dalam Al Qur&#8217;an surrah <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=21&amp;nAya=87&amp;t=ind">Al Anbiyaa&#8217; 21:87</a>: <em>&#8220;&#8230;Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang lalim(dzolim).&#8221;</em></p>
<p><em>Dikutip dari majalah Cahaya Sufi edisi Mei 2007.</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mybkend.wordpress.com/53/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mybkend.wordpress.com/53/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mybkend.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mybkend.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mybkend.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mybkend.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mybkend.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mybkend.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mybkend.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mybkend.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mybkend.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mybkend.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mybkend.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mybkend.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mybkend.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mybkend.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=53&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mybkend.wordpress.com/2008/05/09/lingkaran-kedzoliman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4f6490869ee40410be9ba3104b304b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bonne</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wafatnya Tsa&#8217;labah Bin Abdurrahman r.a.</title>
		<link>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/wafatnya-tsalabah-bin-abdurrahman-ra/</link>
		<comments>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/wafatnya-tsalabah-bin-abdurrahman-ra/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 06:16:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bonne</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayah]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/wafatnya-tsalabah-bin-abdurrahman-ra/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pemuda dari kaum Ansar yang bernama Tsa&#8217;labah bin Abdurrahman telah masuk Islam. Dia sangat setia melayani Rasulullah s.a.w. Suatu ketika Rasulullah s.a.w. mengutusnya untuk suatu keperluan. Dalam perjalanannya dia melalui rumah salah seorang dari Ansar, maka terlihat dirinya seorang wanita Ansar yang sedang mandi. Dia takut akan turun wahyu kepada Rasulullah s.a.w. menyangkut perbuatannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=50&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang pemuda dari kaum Ansar yang bernama Tsa&#8217;labah bin Abdurrahman telah masuk Islam. Dia sangat setia melayani Rasulullah s.a.w. Suatu ketika Rasulullah s.a.w. mengutusnya untuk suatu keperluan. Dalam perjalanannya dia melalui rumah salah seorang dari Ansar, maka terlihat dirinya seorang wanita Ansar yang sedang mandi. Dia takut akan turun wahyu kepada Rasulullah s.a.w. menyangkut perbuatannya itu. Maka dia pun pergi kabur. Dia menuju ke sebuah gunung yang berada diantara Mekkah dan Madinah dan terus mendakinya.<span id="more-50"></span>Selama empat puluh hari Rasulullah s.a.w. kehilangan dia. Lalu Jibril a.s. turun kepada Nabi s.a.w. dan berkata, &#8220;Wahai Muhammad! Sesungguhnya Tuhanmu menyampaikan salam buatmu dan berfirman kepadamu, &#8220;Sesungguhnya seorang laki-laki dari umatmu berada di gunung ini sedang memohon perlindungan kepada-Ku.&#8221;"</p>
<p>Maka Nabi s.a.w. berkata, &#8220;Wahai Umar dan Salman! Pergilah cari Tsa&#8217;laba bin Aburrahman, lalu bawa kemari.&#8221; Keduanya pun lalu pergi menyusuri perbukitan Madinah. Dalam pencariannya itu mereka bertemu dengan salah seorang penggembala Madinah yang bernama Dzufafah. Umar bertanya kepadanya, &#8220;Apakah engkau tahu seorang pemuda di antra perbukitan ini?&#8221; Penggembala itu menjawab, &#8220;Jangan-jangan yang engkau maksud seorang laki-laki yang lari dari neraka Jahanam?&#8221; &#8220;Bagaimana engkau tahu bahawa dia lari dari neraka Jahanam?&#8221; tanya Umar. Dzaufafah menjawab, &#8220;Kerana, apabila malam telah tiba, dia keluar kepada kami dari perbukitan ini dengan meletakkan tangannya di atas kepalanya sambil berkata, &#8220;Mengapa tidak cabut saja nyawaku dan Engkau binasakan tubuhku, dan tidak membiarkan aku menanti keputusan!&#8221; &#8220;Ya, dialah yang kami maksud,&#8221; tegas Umar. Akhirnya mereka bertiga pergi bersama-sama.</p>
<p>Ketika malam menjelang, keluarlah dia dari antara perbukitan itu dengan meletakkan tangannya di atas kepalanya sambil berkata, &#8220;Wahai, seandainya saja Engkau cabut nyawaku dan Engkau binasakan tubuhku, dan tidak membiarkan aku menanti-nanti keputusan!&#8221; Lalu Umar menghampirinya dan mendekapnya. Tsa&#8217;labah berkata, &#8220;Wahai Umar! Apakah Rasulullah telah mengetahui dosaku?&#8221; &#8220;Aku tidak tahu, yang jelas kemarin beliau menyebut-nyebut namamu lalu mengutus aku dan Salman untuk mencarimu.&#8221; Tsa&#8217;labah berkata, &#8220;Wahai Umar! Jangan kau bawa aku menghadap beliau kecuali dia dalam keadaan sholat&#8221;</p>
<p>Ketika mereka menemukan Rasulullah s.a.w. tengah melakukan sholat, Umar dan Salman segera mengisi shaf. Tatkala Tsa&#8217;laba mendengar bacaan Nabi saw, dia tersungkur pingsan. Setelah Nabi mengucapkan salam, beliau bersabda, &#8220;Wahai Umar! Salman! Apakah yang telah kau lakukan Tsa&#8217;labah?&#8221; Keduanya menjawab, &#8220;Ini dia, wahai Rasulullah saw!&#8221; Maka Rasulullah berdiri dan menggerak-gerakkan Tsa&#8217;labah yang membuatnya tersedar. Rasulullah s.a.w. berkata kepadanya, &#8220;Mengapa engkau menghilang dariku?&#8221; Tsa&#8217;labah menjawab, &#8220;Dosaku, ya Rasulullah!&#8221; Beliau mengatakan, &#8220;Bukankah telah kuajarkan kepadamu suatu ayat yang dapat menghapus dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan?&#8221; &#8220;Benar, wahai Rasulullah.&#8221; Rasulullah s.a.w. bersabda, &#8220;Katakan&#8230; Ya Tuhan kami, berilah kami sebahagiaan di dunia dan di akhirat serta peliharalah kami dari azab neraka.&#8221; (QS Al-Baqarah:201)</p>
<p>Tsa&#8217;labah berkata, &#8220;Dosaku, wahai Rasulullah, sangat besar.&#8221; Beliau bersabda,&#8221;Akan tetapi kalamullah lebih besar.&#8221; Kemudian Rasulullah menyusul agar pulang kerumahnya. Di rumah dia jatuh sakit selama lapan hari. Mendengar Tsa&#8217;labah sakit, Salman pun datang menghadap Rasulullah s.a.w. lalu berkata, &#8220;Wahai Rasulullah! Masihkah engkau mengingat Tsa&#8217;labah? Dia sekarang sedang sakit keras.&#8221; Maka Rasulullah s.a.w. datang menemuinya dan meletakkan kepala Tsa&#8217;labah di atas pangkuan beliau. Akan tetapi Tsa&#8217;labah menyingkirkan kepalanya dari pangkuan beliau.</p>
<p>&#8220;Mengapa engkau singkirkan kepalamu dari pangkuanku?&#8221; tanya Rasulullah s.a.w. &#8220;Kerana penuh dengan dosa.&#8221; Jawabnya Beliau bertanya lagi, &#8220;Bagaimana yang engkau rasakan?&#8221; &#8220;Seperti dikerubuti semut pada tulang, daging, dan kulitku.&#8221; Jawab Tsa&#8217;labah. Beliau bertanya, &#8220;Apa yang kau inginkan?&#8221; &#8220;Ampunan Tuhanku.&#8221; Jawabnya.</p>
<p>Maka turunlah Jibril as. dan berkata, &#8220;Wahai Muhammad! Sesungguhnya Tuhanmu mengucapkan salam untukmu dan berfirman kepadamu, &#8220;Kalau saja hamba-Ku ini menemui Aku dengan membawa sepenuh bumi kesalahan, niscaya Aku akan temui dia dengan ampunan sepenuh itu pula.&#8221; Maka segera Rasulullah s.a.w. memberitahukan hal itu kepadanya. Mendengar berita itu, terpekiklah Tsa&#8217;labah dan langsung ia meninggal.</p>
<p>Lalu Rasulullah s.a.w. memerintahkan agar Tsa&#8217;labah segera dimandikan dan dikafani. Ketika telah selesai disholatkan, Rasulullah s.a.w. berjalan sambil berjingkat-jingkat. Setelah selesai pemakamannya, para sahabat berkata, &#8220;Wahai Rasulullah! Kami lihat engkau berjalan sambil berjingkat-jingkat.&#8221; Beliau bersabda, &#8220;Demi Zat yang telah mengutus aku sebagai seorang nabi yang sebenarnya! Kerana, banyaknya malaikat yang turut menziarahi Tsa&#8217;labah.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mybkend.wordpress.com/50/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mybkend.wordpress.com/50/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mybkend.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mybkend.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mybkend.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mybkend.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mybkend.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mybkend.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mybkend.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mybkend.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mybkend.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mybkend.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mybkend.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mybkend.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mybkend.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mybkend.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=50&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/wafatnya-tsalabah-bin-abdurrahman-ra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4f6490869ee40410be9ba3104b304b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bonne</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Riya Membinasakan Ibadat</title>
		<link>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/riya-membinasakan-ibadat/</link>
		<comments>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/riya-membinasakan-ibadat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 04:35:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bonne</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/riya-membinasakan-ibadat/</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu waktu sahur, seorang abid membaca Al-Quran, surah &#8220;Thoha&#8221;, di biliknya yang berhampiran dengan jalanraya. Selesai membaca, dia berasa amat mengantuk, lalu tertidur. Dalam tidurnya itu dia bermimpi melihat seorang lelaki turun dari langit membawa senaskah Al-Quran. Lelaki itu datang menemuinya dan segera membuka kitab suci itu di depannya. Didedahkannya surah &#8220;Thoha&#8221; dan dibeleknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=49&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu waktu sahur, seorang abid membaca Al-Quran, surah &#8220;Thoha&#8221;, di biliknya yang berhampiran dengan jalanraya. Selesai membaca, dia berasa amat mengantuk, lalu tertidur. Dalam tidurnya itu dia bermimpi melihat seorang lelaki turun dari langit membawa senaskah Al-Quran.  Lelaki itu datang menemuinya dan segera membuka kitab suci itu di depannya. Didedahkannya surah &#8220;Thoha&#8221; dan dibeleknya halaman demi halaman untuk tatapan si abid. Si abid melihat setiap kalimah surah itu dicatatkan sepuluh kebajikan sebagai pahala bacaannya kecuali satu kalimah sahaja yang catatannya dipadamkan.  Lalu katanya, &#8220;Demi Allah, sesungguhnya telahku baca seluruh surah ini tanpa meninggalkan satu kalimah pun&#8221;. &#8220;Tetapi kenapakah catatan pahala untuk kalimah ini dipadamkan?&#8221; Lelaki itu berkata.</p>
<p><span id="more-49"></span>  &#8220;Benarlah seperti katamu itu. Engkau memang tidak meninggalkan kalimah itu dalam bacaanmu tadi. Malah, untuk kalimah itu telah kami catatkan pahalanya, tetapi tiba-tiba kami terdengar suara yang menyeru dari arah &#8216;Arasy : &#8216;Padamkan catatan itu dan gugurkan pahala untuk kalimah itu&#8217;. Maka sebab itulah kami segera memadamkannya&#8221;.  Si abid menangis dalam mimpinya itu dan berkata, &#8220;Kenapakah tindakan itu dilakukan?&#8221;.  &#8220;Puncanya engkau sendiri. Ketika membaca surah itu tadi, seorang hamba Allah melewati jalan di depan rumah mu. Engkau sedar hal itu, lalu engkau meninggikan suara bacaanmu supaya didengar oleh hamba Allah itu.  Kalimah yang tiada catatan pahala itulah yang telah engkau baca dengan suara tinggi itu&#8221;.  Si abid terjaga dari tidurnya. &#8220;Astaghfirullaahal-&#8217;Azhim! Sungguh licin virus riya&#8217; menyusup masuk ke dalam kalbu ku dan sungguh besar kecelakaannya. Dalam sekelip mata sahaja ibadahku dimusnahkannya.  Benarlah kata alim ulama&#8217;, serangan penyakit riya&#8217; atau ujub, boleh membinasakan amal ibadat seseorang hamba Allah selama tujuh puluh tahun&#8221;.</p>
<p>Shalih meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdur Rahman bin Ziyad bin An&#8217;am, dimana ia berkata: &#8220;Sewaktu Nabi Musa as. Sedang duduk, tiba-tiba iblis datang dengan memakai topi yang berwarna-warni, dan ketika ia dengan Nabi Musa as. Ia membuka topinya dan mengucapkan salam, lalu Nabi Musa as bertanya: &#8220;Siapakah kamu ?&#8221; Ia menjawab: &#8220;Saya iblis&#8221;. Nabi Musa as bertanya: &#8220;Kenapa kamu datang kemari?&#8221; Ia menjawab: &#8220;Utuk memberi selamat kepadamu atas kedudukanmu di sisi Allah&#8221;. Nabi Musa as bertanya: &#8220;Untuk apa topi yang kamu bawa itu?&#8221; Ia menjawab: &#8220;Untuk mengelabui manusia&#8221;. Nabi Musa as bertanya: &#8220;Beritahukanlah kepadaku dosa apakah yang bila dilakukan oleh manusia, maka kamu akan menguasainya?&#8221; Ia menjawab: &#8220;Apabila manusia itu berbangga dengan bercampur sombong atas dirinya sendiri, merasa amalnya banyak, dan lupa pada dosanya, maka di saat itulah saya dapat menguasainya.&#8221;  (<em>dari buku Tanbihul Ghofilin</em>)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mybkend.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mybkend.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mybkend.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mybkend.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mybkend.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mybkend.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mybkend.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mybkend.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mybkend.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mybkend.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mybkend.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mybkend.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mybkend.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mybkend.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mybkend.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mybkend.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=49&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/riya-membinasakan-ibadat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4f6490869ee40410be9ba3104b304b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bonne</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Taubatnya Abu Hurairah r.a.</title>
		<link>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/taubatnya-abu-hurairah-ra/</link>
		<comments>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/taubatnya-abu-hurairah-ra/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 03:50:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bonne</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/taubatnya-abu-hurairah-ra/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Abu Hurairah, ia berkata, &#8220;Pada suatu malam setelah salat Isya saya keluar bersama Rasulullah s.a.w. Tiba-tiba di hadapanku ada seorang wanita bercadar yang sedang berdiri di tengah jalan, seraya berkata, &#8220;Wahai Abu Hurairah! Sesungguhnya aku telah melakukan perbuatan dosa besar. Apakah masih ada kesempatan bagiku untuk bertaubat?&#8221; Lalu saya tanya wanita itu, &#8220;Apakah dosamu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=48&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari Abu Hurairah, ia berkata, &#8220;Pada suatu malam setelah salat Isya saya keluar bersama Rasulullah s.a.w. Tiba-tiba di hadapanku ada seorang wanita bercadar yang sedang berdiri di tengah jalan, seraya berkata, &#8220;Wahai Abu Hurairah! Sesungguhnya aku telah melakukan perbuatan dosa besar. Apakah masih ada kesempatan bagiku untuk bertaubat?&#8221; Lalu saya tanya wanita itu, &#8220;Apakah dosamu itu?&#8221; Dia menjawab, &#8220;Aku telah berzina dan membunuh anakku dari hasil zina itu.&#8221; Kukatakan padanya, &#8220;Kau telah binasakan dirimu dan telah binasakan orang lain. Demi Allah, tidak ada kesempatan bertaubat bagimu.&#8221;</p>
<p><span id="more-48"></span>Mendengar jawapanku, wanitu itu menjerit histeris dan jatuh pingsan. Setelah siuman dia pun lantas pergi. Aku berkata di dalam hati, &#8220;Aku berfatwa, padahal Rasulullah s.a.w. ada ditengah-tengah kami?&#8221;Pada pagi harinya aku menemui Rasulullah dan berkata, &#8220;Wahai Rasulullah! Tadi malam ada seorang wanita meminta fatwa kepadaku berkenaan dengan ini&#8230;. dan ini&#8230;.&#8221; Setelah mendengar penjelasan aku, beliau bersabda, &#8220;Innaa lillahi wa inna ilahi raajiun! Demi Allah, celakalah engkau dan telah mencelakakan orang lain. Tidakkah kau ingat ayat ini :</p>
<p>&#8220;Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),<br />
(yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,<br />
kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221; <a href="http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&amp;nSeg=0&amp;l=ind&amp;nSora=25&amp;nAya=68&amp;t=ind">(QS. Al-Furqaan 25: 68-70)</a></p>
<p>Maka aku keluar dari sisi Rasulullah s.a.w. dan berlari menyusuri gang-gang jalan Madinah, sambil bertanya-tanya, &#8220;Siapakah yang boleh menunjukkan aku kepada seorang wanita yang meminta fatwa kepadaku tentang begini dan begini tadi malam?&#8221; Sementara anak-anak bersorak, &#8220;Abu Hurairah sudah gila!&#8221; Hingga menjelang larut malam, baru aku menemukannya di tempat itu. Maka kuberitahukan segera kepada wanita itu seperti apa yang dikatakan Rasulullah s.a.w. bahawa dia boleh bertaubat. Wanita itu kembali menjerit kegirangan seraya berkata, &#8220;Kebun yang kumiliki akan kusedekahkan kepada orang-orang miskin kerana dosaku.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mybkend.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mybkend.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mybkend.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mybkend.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mybkend.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mybkend.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mybkend.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mybkend.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mybkend.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mybkend.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mybkend.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mybkend.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mybkend.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mybkend.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mybkend.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mybkend.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=48&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/taubatnya-abu-hurairah-ra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4f6490869ee40410be9ba3104b304b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bonne</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemimpin Yang Tulen</title>
		<link>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/pemimpin-yang-tulen/</link>
		<comments>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/pemimpin-yang-tulen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 03:37:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bonne</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/pemimpin-yang-tulen/</guid>
		<description><![CDATA[Ramai orang dewasa ini berebut-rebut hendak menjadi pemimpin atau ketua. Bagi mereka yang menyedari tentang besarnya risiko memegang jawatan sebagai ketua sudah tentu keberatan menerima jawatan tersebut. Saiyidina Abu Bakar sendiri semasa hendak meninggal dunia, mengeluh dan kesal kerana dilantik sebagai ketua (khalifah).Begitu juga dengan Saiyidina Umar yang dilantik sebagai khalifah selepas kematian Saiyidina Abu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=47&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ramai orang dewasa ini berebut-rebut hendak menjadi pemimpin atau ketua. Bagi mereka yang menyedari tentang besarnya risiko memegang jawatan sebagai ketua sudah tentu keberatan menerima jawatan tersebut. Saiyidina Abu Bakar sendiri semasa hendak meninggal dunia, mengeluh dan kesal kerana dilantik sebagai ketua (khalifah).Begitu juga dengan Saiyidina Umar yang dilantik sebagai khalifah selepas kematian Saiyidina Abu Bakar. Saiyidina Umar sangat mengambil berat tentang kebajikan rakyatnya. Pada suatu malam sedang dia meronda di sekeliling kota dan kampung untuk melihat hal rakyatnya, dia terdengar tangisan kanak-kanak. Saiyidina Umar menghampiri pondok buruk tempat tinggalnya kanak-kanak itu.</p>
<p><span id="more-47"></span>Dia mendengar ibunya menjerang sesuatu. Kanak-kanak tadi senyap seketika apabila melihat ibunya sedang memasak. Namun masakannya tidak siap-siap sehinggalah anaknya tertidur dalam kelaparan. Melihat keadaan yang menyayat hati itu, Saidinia Umar memberi salam dan meminta izin untuk masuk. Wanita itu tidak sedar bahawa tetamu itu ialah Saiyidina Umar. Saiyidina Umar bertanya tentang hal kehidupan wanita itu. Wanita itu mengadu yang dia dan anaknya sudah berhari-hari tidak makan. Apabila anaknya menangis hendakkan makanan, dia pura-pura memasak dengan memasukkan beberapa ketul batu ke dalam periuk. Melihat keadaan itu, anaknya diam sebentar kerana menyangka ibunya memasak sesuatu.</p>
<p>Wanita itu mengadu dan mengutuk Khalifah Saiyidina Umar kerana tidak bertanggungjawab terhadap rakyatnya. Mendengar kutukan wanita itu, Saiyidina Umar terdiam sejenak. Sebentar kemudian, dia memohon diri meninggalkan keluarga wanita itu. Dalam kegelapan malam, Saiyidina Umar terus menuju ke Baitul Mal lalu mengambil sendiri beberapa pundi gandum untuk dihantar ke rumah wanita itu.</p>
<p>Sebaik sampai di rumah wanita itu, Saiyidina Umar memberi salam dan masuk ke rumahnya buat kali kedua. Dia mengambil gandum dari pundi lalu terus memasakkan untuk wanita dan anaknya. Wanita itu masih tidak sedar bahawa orang yang datang membawa gandum dan memasak itu ialah khalifah sendiri. Setelah siap, Saiyidina Umar sendiri menghidangkan makanan untuk wanita dan anaknya.</p>
<p>Melihat mereka gembira mengadap makanan, Saiyidina Umar berasa amat senang hati dan beredar dari situ. &#8220;Kalaulah Saiyidina Umar buat begini, alangkah baiknya&#8230;.&#8221;, kata wanita itu tanpa menyedari orang yang berada di hadapannya ialah Saiyidina Umar sendiri.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mybkend.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mybkend.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mybkend.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mybkend.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mybkend.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mybkend.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mybkend.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mybkend.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mybkend.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mybkend.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mybkend.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mybkend.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mybkend.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mybkend.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mybkend.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mybkend.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=47&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/19/pemimpin-yang-tulen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4f6490869ee40410be9ba3104b304b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bonne</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AYAT KURSI MENJELANG TIDUR</title>
		<link>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/06/ayat-kursi-menjelang-tidur/</link>
		<comments>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/06/ayat-kursi-menjelang-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 02:12:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bonne</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mybkend.wordpress.com/2007/12/06/ayat-kursi-menjelang-tidur/</guid>
		<description><![CDATA[Abu Hurairah r.a. pernah ditugaskan oleh Rasulullah S.A.W untuk menjaga gudang zakat di bulan Ramadhan. Tiba-tiba muncullah seseorang, lalu mencuri segenggam makanan. Namun kepintaran Hurairah memang patut dipuji, kemudian pencuri itu kemudian berhasil ditangkapnya. &#8220;Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W,&#8221; gertak Abu Hurairah. Bukan main takutnya pencuri itu mendengar ancaman Abu Hurairah, hingga kemudian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=46&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abu Hurairah r.a. pernah ditugaskan oleh Rasulullah S.A.W untuk menjaga gudang zakat di bulan Ramadhan. Tiba-tiba muncullah seseorang, lalu mencuri segenggam makanan. Namun kepintaran Hurairah memang patut dipuji, kemudian pencuri itu kemudian berhasil ditangkapnya.<br />
&#8220;Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W,&#8221; gertak Abu Hurairah.<br />
Bukan main takutnya pencuri itu mendengar ancaman Abu Hurairah, hingga kemudian ia pun merengek-rengek : &#8220;Saya ini orang miskin, keluarga tanggungan saya banyak, sementara saya sangat memerlukan makanan.&#8221;</p>
<p><span id="more-46"></span>Maka pencuri itu pun dilepaskan. Bukankah zakat itu pada akhirnya akan diberikan kepada fakir miskin ? Hanya saja, cara memang keliru. Mestinya jangan keliru.<br />
Keesokan harinya, Abu Hurairah melaporkan kepada Rasulullah S.A.W. Maka bertanyalah beliau : &#8220;Apa yang dilakukan kepada tawananmu semalam, ya Abu Hurairah?&#8221;<br />
Ia mengeluh, &#8220;Ya Rasulullah, bahwa ia orang miskin, keluarganya banyak dan sangat memerlukan makanan,&#8221; jawab Abu Hurairah. Lalu diterangkan pula olehnya, bahwa ia kasihan kepada pencuri itu,, lalu dilepaskannya.</p>
<p>&#8220;Bohong dia,&#8221; kata Nabi : &#8220;Pada hala nanti malam ia akan datang lagi.&#8221;<br />
Kerana Rasulullah S.A.W berkata begitu, maka penjagaannya diperketat, dan kewaspadaan pun ditingkatkan.Dan, benar juga, pencuri itu kembali lagi, lalu mengambil makanan seperti kelmarin. Dan kali ini ia pun tertangkap.<br />
&#8220;Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W,&#8221; ancam Abu Hurairah, sama seperti kelmarin. Dan pencuri itu pun sekali lagi meminta ampun : &#8220;Saya orang miskin, keluarga saya banyak. Saya berjanji esok tidak akan kembali lagi.&#8221;</p>
<p>Kasihan juga rupanya Abu Hurairah mendengar keluhan orang itu, dan kali ini pun ia kembali dilepaskan. Pada paginya, kejadian itu dilaporkan kepada Rasulullah S.A.W, dan beliau pun bertanya seperti kelmarin. Dan setelah mendapat jawapan yang sama, sekali lagi Rasulullah menegaskan : &#8220;Pencuri itu bohong, dan nanti malam ia akan kembali lagi.&#8221;<br />
Malam itu Abu Hurairah berjaga-jaga dengan kewaspadaan dan kepintaran penuh. Mata, telinga dan perasaannya dipasang baik-baik. Diperhatikannya dengan teliti setiap gerak-geri disekelilingnya sudah dua kali ia dibohongi oleh pencuri. Jika pencuri itu benar-benar datang seperti diperkatakan oleh Rasulullah dan ia berhasil menangkapnya, ia telah bertekad tidak akan melepaskannya sekali lagi. Hatinya sudah tidak sabar lagi menunggu-nunggu datangnya pencuri jahanam itu. Ia kesal. Kenapa pencuri kelmarin itu dilepaskan begitu saja sebelum diseret ke hadapan Rasulullah S.A.W ? Kenapa mahu saja ia ditipu olehnya ? &#8220;Awas!&#8221; katanya dalam hati. &#8220;Kali ini tidak akan kuberikan ampun.&#8221;</p>
<p>Malam semakin larut, jalanan sudah sepi, ketika tiba-tiba muncul sesosok bayangan yang datang menghampiri longgokan makanan yang dia jaga. &#8220;Nah, benar juga, ia datang lagi,&#8221; katanya dalam hati. Dan tidak lama kemudian pencuri itu telah bertekuk lutut di hadapannya dengan wajah ketakutan. Diperhatikannya benar-benar wajah pencuri itu. Ada semacam kepura-puraan pada gerak-gerinya.<br />
&#8220;Kali ini kau pastinya kuadukan kepada Rasulullah. Sudah dua kali kau berjanji tidak akan datang lagi ke mari, tapi ternyata kau kembali juga. Lepaskan saya,&#8221; pencuri itu memohon. Tapi, dari tangan Abu Hurairah yang menggenggam erat-erat dapat difahami, bahwa kali ini ia tidak akan dilepaskan lagi. Maka dengan rasa putus asa ahirnya pencuri itu berkata : &#8220;Lepaskan saya, akan saya ajari tuan beberapa kalimat yang sangat berguna.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kalimat-kalimat apakah itu?&#8221; Tanya Abu Hurairah dengan rasa ingin tahu. &#8220;Bila tuan hendak tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu&#8230;.. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Maka tuan akan selalu dipelihara oleh Allah, dan tidak akan ada syaitan yang berani mendekati tuan sampai pagi.&#8221;<br />
Maka pencuri itu pun dilepaskan oleh Abu Hurairah. Agaknya naluri keilmuannya lebih menguasai jiwanya sebagai penjaga gudang.<br />
Dan keesokan harinya, ia kembali menghadap Rasulullah S.A.W untuk melaporkan pengalamannya yang luar biasa tadi malam. Ada seorang pencuri yang mengajarinya kegunaan ayat Kursi.</p>
<p>&#8220;Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?&#8221; tanya Rasul sebelum Abu Hurairah sempat menceritakan segalanya.<br />
&#8220;Ia mengajariku beberapa kalimat yang katanya sangat berguna, lalu ia saya lepaskan,&#8221; jawab Abu Hurairah.<br />
&#8220;Kalimat apakah itu?&#8221; tanya Nabi.<br />
Katanya : &#8220;Kalau kamu tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu&#8230;.. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Dan ia katakan pula : &#8220;Jika engkau membaca itu, maka engkau akan selalu dijaga oleh Allah, dan tidak akan didekati syaitan hingga pagi hari.&#8221;</p>
<p>Menanggapi cerita Abu Hurairah, Nabi S.A.W berkata, &#8220;Pencuri itu telah berkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap pendusta.&#8221; Kemudian Nabi S.A.W bertanya pula : &#8220;Tahukah kamu, siapa sebenarnya pencuri yang ertemu denganmu tiap malam itu?&#8221;<br />
&#8220;Entahlah.&#8221; Jawab Abu Hurairah.<br />
&#8220;Itulah syaitan.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mybkend.wordpress.com/46/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mybkend.wordpress.com/46/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mybkend.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mybkend.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mybkend.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mybkend.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mybkend.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mybkend.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mybkend.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mybkend.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mybkend.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mybkend.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mybkend.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mybkend.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mybkend.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mybkend.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=46&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/06/ayat-kursi-menjelang-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4f6490869ee40410be9ba3104b304b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bonne</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fadhilah Majlis Zikir</title>
		<link>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/fadhilah-majlis-zikir/</link>
		<comments>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/fadhilah-majlis-zikir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 08:27:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bonne</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/fadhilah-majlis-zikir/</guid>
		<description><![CDATA[Diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a Rasulullah s.a.w. bersabda: &#8220;Allah s.w.t. mempunyai malaikat yang ditugaskan mencari majlis zikir. Sebaik saja mereka menjumpainya, mereka duduk bersama dengan orang-orang yang berzikir itu serta memanggil malaikat-malaikat yang lain. Mereka akan datang mengelilingi majlis zikir itu dengan sayap-sayapnya sehingga memenuhi ruang antara mereka dengan langit dunia. Lalu mereka ditanya oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=45&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a Rasulullah s.a.w. bersabda: &#8220;Allah s.w.t. mempunyai malaikat yang ditugaskan mencari majlis zikir. Sebaik saja mereka menjumpainya, mereka duduk bersama dengan orang-orang yang berzikir itu serta memanggil malaikat-malaikat yang lain. Mereka akan datang mengelilingi majlis zikir itu dengan sayap-sayapnya sehingga memenuhi ruang antara mereka dengan langit dunia.</p>
<p><span id="more-45"></span>Lalu mereka ditanya oleh RabbNya (Dia Maha Mengetahui), &#8220;Apa yang dikatakan oleh hamba-hamba-Ku?&#8221; Para malaikat menjawab, &#8220;Mereka menyucikan dan mengagungkan Engkau, memuji dan memuliakan Engkau.&#8221;</p>
<p>Allah berfirman, &#8220;Apakah mereka melihat-Ku?&#8221; Para malaikat menjawab, &#8220;Tidak, demi Allah, mereka tidak melihat-Mu.&#8221; Allah berfirman, &#8220;Bagaimana kalau mereka melihat Aku?&#8221; Para malaikat berkata, &#8220;Kalau mereka melihat-Mu, tentunya ibadah mereka akan bertambah, tambah menyucikan dan memuliakan Engkau.&#8221;</p>
<p>Allah s.w.t. berfirman, &#8220;Apa yang mereka minta?&#8221; Para malaikat berkata, &#8220;Mereka memohon surga kepada-Mu.&#8221; Allah berfirman, &#8220;Apakah mereka pernah melihatnya?&#8221; Para malaikat berkata, &#8220;Tidak, demi Allah, mereka tidak pernah melihatnya.&#8221; Allah s.w.t. berfirman, &#8220;Bagaimana kalau mereka melihatnya?&#8221; Para malaikat berkata, &#8220;Kalau mereka melihatnya, niscaya mereka akan semakin berhasrat serta tamak dalam memohon dan memintanya.&#8221;</p>
<p>Allah s.w.t. berfirman, &#8220;Pada apa mereka memohon perlindungan?&#8221; Para malaikat berkata, &#8220;Mereka memohon perlindungan dari neraka-Mu.&#8221; Allah s.w.t. berfirman, &#8220;Apakah mereka pernah melihatnya?&#8221; Para malaikat berkata, &#8220;Kalau mereka melihatnya, niscaya mereka akan semakin berlari menjauhinya dan semakin takut.&#8221; Allah s.w.t. berfirman, &#8220;Kalian Aku jadikan saksi bahawa Aku telah mengampuni mereka.&#8221;</p>
<p>Salah seorang dari malaikat itu berkata, &#8220;Di dalam kelompok mereka terdapat si Fulan yang bukan bagian dari mereka. Ia datang ke sana hanya untuk suatu keperluan.&#8221; Allah s.w.t. berfirman, &#8220;Anggota majlis itu tidak menyengsarakan orang yang duduk bergabung dalam majlis mereka.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mybkend.wordpress.com/45/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mybkend.wordpress.com/45/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mybkend.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mybkend.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mybkend.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mybkend.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mybkend.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mybkend.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mybkend.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mybkend.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mybkend.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mybkend.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mybkend.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mybkend.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mybkend.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mybkend.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=45&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/fadhilah-majlis-zikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4f6490869ee40410be9ba3104b304b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bonne</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERBUALAN ANTARA RASULULLAH S.A.W DENGAN IBLIS</title>
		<link>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/perbualan-antara-rasulullah-saw-dengan-iblis/</link>
		<comments>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/perbualan-antara-rasulullah-saw-dengan-iblis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 08:18:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bonne</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/perbualan-antara-rasulullah-saw-dengan-iblis/</guid>
		<description><![CDATA[Telah diceritakan bahwa Allah S.W.T telah menyuruh iblis datang kepada Nabi Muhammad s.a.w agar menjawab segala pertanyaan yang baginda tanyakan padanya. Pada suatu hari Iblis pun datang kepada baginda dengan menyerupai orang tua yang baik lagi bersih, sedang ditangannya memegang tongkat. Bertanya Rasulullah s.a.w, &#8220;Siapakah kamu ini ?&#8221; Orang tua itu menjawab, &#8220;Aku adalah iblis.&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=44&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Telah diceritakan bahwa Allah S.W.T telah menyuruh iblis datang kepada Nabi Muhammad s.a.w agar menjawab segala pertanyaan yang baginda tanyakan padanya. Pada suatu hari Iblis pun datang kepada baginda dengan menyerupai orang tua yang baik lagi bersih, sedang ditangannya memegang tongkat.<br />
Bertanya Rasulullah s.a.w, &#8220;Siapakah kamu ini ?&#8221;<br />
Orang tua itu menjawab, &#8220;Aku adalah iblis.&#8221;</p>
<p><span id="more-44"></span>&#8220;Apa maksud kamu datang berjumpa aku ?&#8221;<br />
Orang tua itu menjawab, &#8220;Allah menyuruhku datang kepadamu agar kau bertanyakan kepadaku.&#8221;Baginda Rasulullah s.a.w lalu bertanya, &#8220;Hai iblis, berapa banyakkah musuhmu dari kalangan umat-umatku ?&#8221;<br />
Iblis menjawab, &#8220;Lima belas.&#8221;</p>
<ol>
<li>Engkau sendiri hai Muhammad.</li>
<li>Imam dan pemimpin yang adil.</li>
<li>Orang kaya yang merendah diri.</li>
<li>Pedagang yang jujur dan amanah.</li>
<li>Orang alim yang mengerjakan solat dengan khusyuk.</li>
<li>Orang Mukmin yang memberi nasihat.</li>
<li>Orang yang Mukmin yang berkasih-sayang.</li>
<li>Orang yang tetap dan cepat bertaubat.</li>
<li>Orang yang menjauhkan diri dari segala yang haram.</li>
<li>Orang Mukmin yang selalu dalam keadaan suci.</li>
<li>Orang Mukmin yang banyak bersedekah dan berderma.</li>
<li>Orang Mukmin yang baik budi dan akhlaknya.</li>
<li>Orang Mukmin yang bermanfaat kepada orang.</li>
<li>Orang yang hafal al-Qur&#8217;an serta selalu membacanya.</li>
<li>Orang yang berdiri melakukan solat di waktu malam sedang orang-orang lain semuanya tidur.</li>
</ol>
<p>Kemudian Rasulullah s.a.w bertanya lagi, &#8220;Berapa banyakkah temanmu di kalangan umatku ?&#8221;<br />
Jawab iblis, &#8220;Sepuluh golongan :-</p>
<ol>
<li>Hakim yang tidak adil.</li>
<li>Orang kaya yang sombong.</li>
<li>Pedagang yang khianat.</li>
<li>Orang pemabuk/peminum arak.</li>
<li>Orang yang memutuskan tali persaudaraan.</li>
<li>Pemilik harta riba&#8217;.</li>
<li>Pemakan harta anak yatim.</li>
<li>Orang yang selalu lengah dalam mengerjakan solat/sering meninggalkan solat.</li>
<li>Orang yang enggan memberikan zakat/kedekut.</li>
<li>Orang yang selalu berangan-angan dan khayal dengan tidak ada faedah.</li>
</ol>
<p>Mereka semua itu adalah sahabat-sahabatku yang setia.&#8221;<br />
Itulah di antara perbualan Nabi dan iblis. Sememangnya kita maklum bahwa sesungguhnya Iblis itu adalah musuh Allah dan manusia. Dari itu hendaklah kita selalu berhati-hati jangan sampai kita menjadi kawan iblis, kerana sesiapa yang menjadi kawan iblis bermakna menjadi musuh Allah. Demikianlah sebaliknya, sesiapa yang menjadi musuh iblis bererti menjadi kawan kekasih Allah.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mybkend.wordpress.com/44/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mybkend.wordpress.com/44/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mybkend.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mybkend.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mybkend.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mybkend.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mybkend.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mybkend.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mybkend.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mybkend.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mybkend.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mybkend.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mybkend.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mybkend.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mybkend.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mybkend.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=44&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/perbualan-antara-rasulullah-saw-dengan-iblis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4f6490869ee40410be9ba3104b304b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bonne</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NABI IDRIS DAN PEDOMAN HIDUP</title>
		<link>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/nabi-idris-dan-pedoman-hidup/</link>
		<comments>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/nabi-idris-dan-pedoman-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 08:10:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bonne</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/nabi-idris-dan-pedoman-hidup/</guid>
		<description><![CDATA[Nabi Idris a.s adalah keturunan keenam Nabi Adam, putera dari Yazid bin Mihla&#8217;iel bin Qoinan bin Anusy bin Syith bin Adam a.s dan dia adalah keturunan pertama yang dikurniakan kenabian setelah Adam dan Syith. Nabi Idris a.s mengikut sementara riwayat bermukim di Mesir, di mana ia berdakwah untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadah menyembah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=43&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nabi Idris a.s adalah keturunan keenam Nabi Adam, putera dari Yazid bin Mihla&#8217;iel bin Qoinan bin Anusy bin Syith bin Adam a.s dan dia adalah keturunan pertama yang dikurniakan kenabian setelah Adam dan Syith.<br />
Nabi Idris a.s mengikut sementara riwayat bermukim di Mesir, di mana ia berdakwah untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadah menyembah Allah serta memberi beberapa pedoman hidup bagi pengikut-pengikut agar menyelamatkan diri dari siksaan di akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia. Ia hidup sampai berusia 82 tahun.</p>
<p><span id="more-43"></span><br />
Di antara beberapa nasihat dan kata-kata mutiaranya ialah :-</p>
<ol>
<li>Kesabaran yang disertai iman kepada Allah membawa kemenangan.</li>
<li>Orang yang bahagia adalah orang yang merendah diri dan mengharapkan syafaat dari Tuhannya dengan amal-amal solehnya.</li>
<li>Bila kamu memohon sesuatu daripada Allah dan berdoa, maka ikhlaskanlah niatmu. Demikian pula puasa dan sembahnyangmu.</li>
<li>Janganlah bersumpah dengan keadaan kamu berdusta dan janganlah menuntut sumpah dari orang yang berdusta agar kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.</li>
<li>Bertaatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu serta penuhilah selalu mulut-mulutmu dengan ucapan syukur dan puji kepada Allah.</li>
<li>Janganlah mengiri orang yang mujur nasibnya kerana mereka tidak akan banyak dan lama menikmati kemujuran nasibnya.</li>
<li>Barangsiapa melampaui kesederhanaan, tidak suatupun akan memuaskannya.</li>
<li>Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperoleh, seseorang tidak dapat bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang diperolehnya itu.</li>
</ol>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mybkend.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mybkend.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mybkend.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mybkend.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mybkend.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mybkend.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mybkend.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mybkend.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mybkend.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mybkend.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mybkend.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mybkend.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mybkend.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mybkend.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mybkend.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mybkend.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=43&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/nabi-idris-dan-pedoman-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4f6490869ee40410be9ba3104b304b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bonne</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AL-QUR&#8217;AN SEBAGAI PEMBELA DI HARI AKHIRAT</title>
		<link>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/al-quran-sebagai-pembela-di-hari-akhirat/</link>
		<comments>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/al-quran-sebagai-pembela-di-hari-akhirat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 08:02:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bonne</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/al-quran-sebagai-pembela-di-hari-akhirat/</guid>
		<description><![CDATA[Abu Umamah r.a. berkata : &#8220;Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur&#8217;an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur&#8217;an.&#8221; Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Qur&#8217;an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya.&#8221; Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=42&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abu Umamah r.a. berkata : &#8220;Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur&#8217;an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur&#8217;an.&#8221;<br />
Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Qur&#8217;an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya.&#8221;<br />
Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, &#8221; Kenalkah kamu kepadaku?&#8221; Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : &#8220;Siapakah kamu?&#8221;</p>
<p><span id="more-42"></span>Maka berkata Al-Qur&#8217;an : &#8220;Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari.&#8221;<br />
Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur&#8217;an itu : &#8220;Adakah kamu Al-Qur&#8217;an?&#8221; Lalu Al-Qur&#8217;an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.<br />
Pada kedua ayanh dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : &#8220;Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?&#8221;</p>
<p>Lalu dijawab : &#8220;Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al-Qur&#8217;an.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mybkend.wordpress.com/42/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mybkend.wordpress.com/42/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mybkend.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mybkend.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mybkend.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mybkend.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mybkend.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mybkend.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mybkend.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mybkend.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mybkend.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mybkend.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mybkend.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mybkend.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mybkend.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mybkend.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mybkend.wordpress.com&amp;blog=1331244&amp;post=42&amp;subd=mybkend&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mybkend.wordpress.com/2007/12/04/al-quran-sebagai-pembela-di-hari-akhirat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4f6490869ee40410be9ba3104b304b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bonne</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
