Archive for the 'Duratun Nasihin' Category

09
Mei
08

Lingkaran KEDZOLIMAN

Ada fenomena menarik di masyarakat, termasuk diri kita barangkali, di mana kata ‘dzolim’ menjadi sering dan gampang diucapkan sebagai ekspresi perlakuan tidak adil atau semena-mena orang lain yang ditujukan pada dirinya. Misal, kalau kita ikuti berita di media (termasuk berita infotainment di TV), ada seorang yang berucap bahwa dirinya telah didzolimi oleh orang lain yang tidak suka dengan dirinya sehinggga dirinya ‘masuk penjara’. Atau pasangan selebritis yang bercerai dan berebut anak yang paling berargumen bahwa pihak mantan pasangannya telah mendzolimi dirinya. Kemudian ada juga pernyataan seorang pelacur yang beralasan menjadi pelacur karena merasa telah didzolimi lelaki pasangannya. Dan yang paling ‘mengejutkan’ adalah peristiwa video porno antara seorang tokoh politik dengan seorang ‘artis’ dimana setelah kasusnya terungkap di publik masing-masing berargumen bahwa dirinya telah didzolimi oleh ‘pasangan selingkuhnya’.

Nach, sebenarnya apa makna dzolim itu? Jangan-jangan mereka (atau kita) berucap demikian tapi tidak tahu maknanya.

Lanjutkan membaca ‘Lingkaran KEDZOLIMAN’

29
Nov
07

PENJELASAN TENTANG RIZKI

“Dan tiada suatu hewan melata di bumi, kecuali dijamin rizkinya oleh Allah, dan Dia Mengetahui pasti tempat tinggal/kediamannya, serta tempat penimbunannya. Semuanya ditulis dalam kitab nyata/Laduhil Mahfudh.” (QS Huud 11: 6)

Dijelaskan bahwa Imam az-Zahidi hendak membuktikan keyakinan yang mantap dalam hal rizki. Untuk itu ia mulai menjelajah bumi, menuju bukit, kemudian masuk gua dan dudukla ia disudut gua tersebut. Di dalam benaknya ia berkata: “Aku hendak mengamati cara apakah Tuhan memberik rizkiku di tempat ini ?

Lanjutkan membaca ‘PENJELASAN TENTANG RIZKI’

04
Okt
07

Meliput Hari Raya Idul Fitri

“Dengan menyebut asma Allah Yang Pemurah lagi Pengasih
Sungguh, menanglah orang yang suci hati (dengan beriman dan mengingat Tuhannya), lalu shalat. Namun pada umumnya kalian lebih mengutamakan hidup di dunia, padahal kehidupan di akherat lebih baik dan lebih kekal. Sesungguhnya ini semua sudah termaktub dalam kitab-kitab terdahulu, yaitu kitab-kitab Ibrahim dan Musa.” (QS Al A’la 87:14-19)

 

Dari Anas bin Malik ra, ia berkata: “Bahwasanya Rasul saw menaiki mimbar dan bersabda: Amin, lalu menaiki tingkat kedua, dan bersabda: Amin, kemudian menaiki tingkat ketiga juga bersabda: Amin, akhirnya beliau tegak, lalu duduk. Tanya Mu’adz bin Jabal: Ya Rasul, hikmah apakah yang terkandung dalam tindakanmu (menaiki mimbar 3 tingkat seraya membaca 3x Amin). Jawab beliau saw: Jibril datang dan berkata kepadaku:

Lanjutkan membaca ‘Meliput Hari Raya Idul Fitri’

20
Sep
07

Fadhilah Lailatul Qadr

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (Al Qadr 97: 1- 5)

Dari Nabi saw, sabdanya:
“Manusia terbaik/paling utama di sisiku kelak di hari Kiamat, yaitu mereka yang terbanyak bershalawat kepadaku.”

Dari Nabi saw, sabdanya:
“Siapa tengah menghadapi kesulitan dalam memenuhi keperluan/hajat hidupnya, maka perbanyaklah shalawat kepadaku, sebab dengan shalawat lenyaplah segala kesusahan, kesedihan dan kesulitan, dan dengan shalawat pula rizki melimpah ruah, dan segala hajat/keinginan dipenuhi (oleh Allah Swt).”

Lanjutkan membaca ‘Fadhilah Lailatul Qadr’

17
Sep
07

Fadhilah Puasa

Dengan Menyebut nama Allah Yang Pemurah dan Pengasih
“Wahai orang-orang mukmin, puasa Ramadhan telah diwajibkan atasmu seperti yang telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, supaya kamu bertakwa. Yaitu dalam hari-hari yang telah ditentukan (yakni penuh satu bulan). Maka siapa sakit diantaramu, atau tengah bepergian, maka wajiblah berpuasa di hari-hari lain, sebagai pengganti hari-hari yang ditinggalkan.” (QS Al- Baqarah 2: 183 -184)

Riwayat wajibnya puasa

Sehubungan dengan perang menundukkan nafsu syahwat, telah diceritakan dalam proses diwajibkannya puasa, demikian:

Lanjutkan membaca ‘Fadhilah Puasa’

01
Agu
07

Fadilah Bulan Sya’ban

Pengajian LVI – Tarjamah Duratun Nasihin

“Allah Maha Penyantun terhadap para hambaNya, Dia memberi rizki kepada siapa saja yang Dia Kehendaki, Dialah Yang Kuat lagi Perkasa. Siapa menginginkan (pahala) keuntungan di akherat, maka Kamipun menambahnya, dan siapa hanya ingin memperoleh keuntungan dunia semata, maka Kamipun memenuhi, namun ingatlah bahwa ia tidak bakal memperoleh sedikitpun keuntungan di akherat.”

(Asy-Syuura 42:19-20)

Dari Anas bin Malik ra, Nabi SAW bersabda:
“Bahwasanya Allah SWT menjadikan laut dari nur di bawah ‘Arasy, kemudian menjadikan malaikat bersayap dua, satu dibelahan timur dan satunya lagi di belahan barat, kepalanya di bawah ‘Arasy dan kedua kaki di bawah bumi tujuh. Ketika seorang hamba bershalawat kepadaku di bulan Sya’ban, maka malaikat itupun ditugasi oleh Allah, supaya menyelam di air “Al-Hayah = hidup”, iapun menyelam lalu timbul kembali darinya, sambil menggerakkan sayapnya, hingga bulupun meneteskan air sebanyak-banyaknya. Kemudian dari setiap tetes air itu, Allah menjadikan seorang malaikat yang senantiasa beristighfar baginya sampai hari Kiamat.” (Zubdatul Wa’idhin)

Lanjutkan membaca ‘Fadilah Bulan Sya’ban’

31
Jul
07

Fadilah Bulan Rajab II

Pengajian XXV – Tarjamah Duratun Nasihin

“Bahwasanya hitungan bulan di sisi Allah itu 12 bulan yang ditetapkanNya sewaktu langit dan bumi diciptakan, diantaranya 4 bulan haram (yakni Dzulqa’idah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab yang haram berperang dalam bulan-bulan tersebut). Demikianlah ketetapan agama yang lurus, maka janganlah berbuat dhalim pada dirimu sendiri, selama itu. Dan perangilah orang-orang musyrik itu seluruhnya, seperti yang diperbuat mereka/telah memerangimu semua. Ketahuilah, bahwa Allah senantiasa menyertai yang bertakwa”.

(At-Taubat 9:36)

Nabi SAW bersabda:
“Kembalilah kepada Tuhanmu/bertaubatlah, mohon ampun dari segala dosamu, menghindarlah kamu dari laku maksiat dalam bulan haram/bulan Rajab.”
Menunjuk firman Allah SWT yang artinya:
“Mereka bertanya padamu tentang berperang di bulan Haram, Jawablah: “Berperang dalam bulan itu merupakan pelanggaran besar/dosa besar”. (Al Baqarah 2:217)

Lanjutkan membaca ‘Fadilah Bulan Rajab II’




Mengenai Saya

MUHASABA-lah karena setiap perberbuatan kebaikan akan berbuah kebaikan & setiap perbuatan keburukan akan berbuah keburukan.

Kalender

September 2014
S S R K J S M
« Mei    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.